• RADEN MUHAMMAD GOUMELAR

    Lahir di Balikpapan pada tanggal 13 September 1996, Anak Sulung dari Keluarga Besar R. Hanoum Effendy dengan Ny. Ayu Putri Hafisah memiliki Hobby Musik dan sangat berbakat terhadap Seni Rupa. Saat ini masih bersekolah di RSBI SMA Negeri 5 Balikpapan dan memiliki dua Orang Adik yaitu R.A Astari Sekarwati dan R.Muhammad Iqran Gouding. Tanggungjawab sebagai Anak yang paling tua tentunya menjadi beban turut membinbing adik-adiknya menjadi Orang Sukses.

  • KELUARGA TJAYA

    Moment yang Indah dan bermakna yang tergambar didalam photo yang diambil gambarnya di Palembang pada saat Acara penting di tempat Keluarga Besar Amanda H R.A Karim Achmad(Alm) dan Ibunda Ny Hj Harmani Tjaya. Posisi Duduk selain Amanda antara lain ada Pakwo Ruslan Tjaya, Etek Bachtiar Tjaya. Sedangkan yang berdiri selain Ibunda adalah Anjang, Budang dan Bucik Bogor

  • KELUARGA BESAR H R.A KARIM ACHMAD

    Photo tempo dulu di Rejang Lebong Sekitar Tahun 1970-an keluarga besar H.R.A Karim Achmad dan Ny Harmani Tjaya. Adik beradik sebanyak 7 Orang yaitu Tertua R.A Kartini(Berdiri), Nomor Dua R Muchtar(Duduk), Ketiga R.A Suharni (Duduk Sebelah Kiri), Keempat R Chaidir Anwar(Duduk Kanan Depan Sekali), Kelima R.Hanoum Effendy(Duduk Paling Depan Tengah), Keenam R.A Karyani(Duduk Depan Sekali Kiri) dan Ketujuh R Indra Alam Ismail(Digendong Ibunda).

  • NY HJ HARMANI TJAYA

    Ibunda Tercinta Ny Hj Harmani Tjaya saat ini usia sudah sekitar 85 Tahun. Ibunda saat ini merupakan Satu-satunya Keluarga Tjaya yang tertua yang masih hidup dan Sehat Wal afiat.Sekarang Ibunda tinggal di Palembang di Rumah Kakak Nomor Tiga yaitu R.A Suharni. Semoga Ibunda selalu dalam keadaan Sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT.

  • PERNIKAHAN YANG PENOMENAL

    Saat yang sangat bersejarah, moment yang sangat penting dan penomenal yaitu photo pernikahan Ayahanda dan Ibunda. Pakaian penganten yang khas Bengkulu dan suasana yang sangat berbahagia tentunnya photo ono banyak memberikan cerita yang sangat mengesankan. Saat bersejarah terbentuknya keluarga besar H.R.A Karim Achmad tentunya tidak bisa begitu saja terlupakan. Semoga momen lain bisa didapat dari keluarga yang kebetulan memiliki dokumen photo laim.

Sunday, 2 September 2012

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf lahir dan Bathiin

Posted by Admintrator On 20:52 No comments

IMG_0807

Liburan Hrai Raya 1433 H tahun ini, kami sekeluaga mengujungi Kota tepian Samarinda. 3 malan  menginap di Hotel Mestra memberikan respreshing sendiri bagi kami sekeluarga.

Santai, dengan aktifitas Olah Raga Pagi (Tennis Lapangan), Makan Bareng, Tidur-tiduran, berenang, fitness dan kegiatan santai lainnya yang disediakan okeh fasilitas Hotel.

Hotel Mesra di Samarinda ini memang menjadi langganan rutin dan favorite keluarga kami setiap 2 tahun sekali saat lebaran bila tidak melakukan mudik pulang kampung di Palembang dan atau Lampung. Fasilitas Hotel ini memang sangat cocok bagi tempat rekreasi bagi keluarga kami.

Iseng saat meluncur ke Samarinda, kami menawarkan nginap di Hotel baru yang saat ini juga banyak dibangun di Samrinda. Ternyata bagi anak-anak tetap ngotot mau menginap hanya di Hotel Mesra. Sebagai orang tua manut saja dan memanh selama ini Hotel tetap nyaman bagi kami untuk menginap.

Berangkat pada hari ke-2 Lebaran dengan perjalanan rata2 2.5 jam dari Balikpapan dan walaupun akhirnya bisa sampai di Hotel setelah menempuh selama 3.5 jam karena macet 1 km dari jembatan Mahakam ynag menghubungi Samarinda Seberang ke Samarinda Kota.

Tentunya langsung check In (Sudah dipesan terlebih dahulu via Telepon) mendapatkan kamar Deluxe tepat Jam 13:30 WITA pada tanggal 20 Agustus 2012 dengan Tarif Promo per Kamar Rp.630K. Kami sekeluarga sebenarnya sangat beruntung karena  Tarif promo ini sebenarnya berlaku mulau tanggal 22 Agustus 2012, sehingga seharusnya dikenakan charges tarif Kamar normal sebesar diatas Rp900K per malam. Hal memang sebelumnya kami melakukan konfirmasi dulu ke petugas Hotel dan meminta Tarif Promo dan ternyata diberikan dispensasi dan bagi kami sangat luar biasa.

Sunday, 6 November 2011

Selamat Hari Raya Idul Adha 10 zulhijjah 1432 H

Posted by Admintrator On 05:27 No comments

mosque-in-brunei-sultan-omar-ali-saifuddin-mosque-1 Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..

Dengan segala kerendahan hati, Kami sekeluarga Mengaturkan permohonan Maaf Lahir dan Bathin…”Selamat Haru Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1432H” Kiranya refleksi dari Qurban kan tercermin dalam perbuatan Kita : “Selalu Berbuat Yang Terbaik dimanapun Kita berada”. Pengorbanan terwujud takkala hati & Keimanan seseorang meyakini bahwa kemulian akan datang. Ukuran keikhlasan dengan harapan.

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1432 H pada tanggal 6 November 2011 berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kendala yang berarti. Dari prosesi Sholat Idul Adha di depan Kantor sampai pelaksanaan pemotongan Sapi dan Kambing Qurban Alhamdulillah lancar. Ada beberapa hal yang menjadi catatan pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Pertama Harga Ayam Kampung (Ayam ndeso) Rp.190.000-Rp.250.000 per Ekor. Bayangkan untuk mendapatkan seekor Ayam kampung kita harus mengalokasikan dana yang cukup dalam. Maklum untuk hari spesial ini bila tidak ada masakan Opor Ayam terasa masih ada yang kurang. Biasanya daging Ayam yang bagus untuk opor Ayam adalah Ayam ndeso itu. Sehingga bisa ditebak setiap lebaran Idul Adha dipastikan harganya ngelonjak tajam. Padahal Ayam Negeri sebnarnya bisa lebih murah, namun tidak menjadi referensi utama para ibu untuk memasak menjadi hidangan Opor Ayam karena dagingnya terlalu lunak dan gampang hancur.

Kedua Sapi Qurban walaupun sudah disembelih tetap saja masih hidup. Kejadian ini tentunya cukup aneh sebagaimana diinformasikan dalam berita detik.com seekor Sapi milik Rektor Universitas PGRI Palembang tiba-tiba berdiri setelah disembelih yang dikarena terus meronta-ronta. Ada juga peristiwa seekor Sapi kabur dari Mesjid Istiqlal Pekanbaru. Seekor Sapi mengamuk saat diturunkan dari Mobil Truk dan akan dipotong serta banyak lagi kejadian selama Lebaran ini. Ada beberapa hal yang disunahkan ketika menyembelih hewan Qurban, yaitu;

  • Membaca Basmalah, apabila Kita hendak menyembelih hewan qurban, awali dengan basmalah, tetapi jika tidak mampu untuk menyembelih Kita bisa minta diwakilkan.
  • Membaca shalawat nabi.
  • Menghadapkan hewan qurban kearah kiblat, Dan si dzabih/ penyembelih juga menghadap kiblat, serta Kita sebagai pemilik yang berkurban menyaksikannya juga menghadap kiblat.
  • Membaca takbir 3 kali, sebelum membaca basmalah atau sesudahnya.
  • Berdoa untuk meminta agar qurbannya diterima dengan membaca DOA: “Allahumma haadzihii minka wailaika fataqabbal AI haadzihil udhhiyatani’mattum minka ‘alayya wataqarrabtu bihaa ilaika fataqabbalhaa”. Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami Qurban ini adalah dari Engkau Dan untuk Engkau, maka kabulkanlah (terimalah) korban ini sebagai nikmat dari Engkau kepadaku Dan aku mendekatkan diri kepadamu dengan qurban ini, maka semoga engkau terima qurban ini”

Selamat Menjalankan ibadah Haji Saudara-Saudaraku seiman, Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dan sepulangnya dari Mekah menjadi Haji yang Mabrur. Doakan kami Sekeluarga juga dapat menjalan Ibadah Haji dalam waktu tidak terlalu lama. Amin

Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..

Wednesday, 7 September 2011

Hasil Bersih-Bersih Rumah Persiapan Lebaran 1432H di Palembang adalah 3 Karung Sampah plus Istri Rawat di UGD

Posted by Admintrator On 20:19 No comments

ucapan-selamat-hari-raya-idul-fitri Sumber Gbr Google “Andai hati sebening Kaca, pastilah  Jiwa tiada noda. Anda sikap selembut sutra, Santun Kata tiada luka. Andai mulut berkata mulia, tiada hati yang terluka. Namun Manusia tiada yang sempurna, hanya maaf tulus ikhlas hapuskan dosa. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H Mohon Maaf Lahir dan Bathin”

Pengalaman mudik Lebaran 1 Syawal 1432H di rumah Orang Tua di Palembang selalu meninggalkan banyak cerita dan warna. Kami Sekeluarga Tiba di Palembang Jam 22:00 WIB tanggal 16 Agustus 2011  dari perjalanan dengan jarak yang cukup jauh serta waktu yang lama yaitu dari Kota Balikpapan. Capek dan lapar tentunya menjadi warna tersendiri pada saat tiba tersbut karena masih dalam bulan puasa dan Alhamdulillah Kami sekeluarga tetap bertahan puasanya. Setelah salaman dengan Ibu Tercinta dan Kakak beradik serta ponakan, tentunya naluri ‘perut” segera minta diisi. Akhirnya walaupun agak terbatas kami sekeluarga selesai memenuhi kebutuhan jasmani tersebut.

Hari pertama, Hari Kedua, dan Hari berikutnya berjalan secara normal saja. Kegiatan rutin seperti  nyapu/bersih-bersih,ngepel, cuci piring, masak, ke pasar, makan/minum, ngecat rumah, anak-anak bermain di Mall, mbaca koran, main internet, ngantar/jemput Sekolah, dan yang paling penting mengurusin Ibu atau Nenek dari Anak-anak kami. Tentunya seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan rasa suka cita dan kebahagian yang tidak terhingga karena dalam suasana puasa Ramadhon menyambut Lebaran dan berkumpul dengan keluarag besar Orang Tua yaitu Ibu  di Palembang.

Hari demi Hari rasanya berjalan begitu cepat, tak terasa H-3 Lebaran sudah tiba.  10 hari sudah kami dan keluarga berada di Palembang. Pada  hari H-3 tersebut keluarga Kakak laki-laki  nomor 2  dan Adik perempuan nomor 6  beserta keluarga  dari Bengkulu akan tiba di Palembang. Tentunya kami dan Istri membantu untuk bersih-bersih kamar-kamar yang akan ditempati oleh mereka.