• RADEN MUHAMMAD GOUMELAR

    Lahir di Balikpapan pada tanggal 13 September 1996, Anak Sulung dari Keluarga Besar R. Hanoum Effendy dengan Ny. Ayu Putri Hafisah memiliki Hobby Musik dan sangat berbakat terhadap Seni Rupa. Saat ini masih bersekolah di RSBI SMA Negeri 5 Balikpapan dan memiliki dua Orang Adik yaitu R.A Astari Sekarwati dan R.Muhammad Iqran Gouding. Tanggungjawab sebagai Anak yang paling tua tentunya menjadi beban turut membinbing adik-adiknya menjadi Orang Sukses.

  • KELUARGA TJAYA

    Moment yang Indah dan bermakna yang tergambar didalam photo yang diambil gambarnya di Palembang pada saat Acara penting di tempat Keluarga Besar Amanda H R.A Karim Achmad(Alm) dan Ibunda Ny Hj Harmani Tjaya. Posisi Duduk selain Amanda antara lain ada Pakwo Ruslan Tjaya, Etek Bachtiar Tjaya. Sedangkan yang berdiri selain Ibunda adalah Anjang, Budang dan Bucik Bogor

  • KELUARGA BESAR H R.A KARIM ACHMAD

    Photo tempo dulu di Rejang Lebong Sekitar Tahun 1970-an keluarga besar H.R.A Karim Achmad dan Ny Harmani Tjaya. Adik beradik sebanyak 7 Orang yaitu Tertua R.A Kartini(Berdiri), Nomor Dua R Muchtar(Duduk), Ketiga R.A Suharni (Duduk Sebelah Kiri), Keempat R Chaidir Anwar(Duduk Kanan Depan Sekali), Kelima R.Hanoum Effendy(Duduk Paling Depan Tengah), Keenam R.A Karyani(Duduk Depan Sekali Kiri) dan Ketujuh R Indra Alam Ismail(Digendong Ibunda).

  • NY HJ HARMANI TJAYA

    Ibunda Tercinta Ny Hj Harmani Tjaya saat ini usia sudah sekitar 85 Tahun. Ibunda saat ini merupakan Satu-satunya Keluarga Tjaya yang tertua yang masih hidup dan Sehat Wal afiat.Sekarang Ibunda tinggal di Palembang di Rumah Kakak Nomor Tiga yaitu R.A Suharni. Semoga Ibunda selalu dalam keadaan Sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT.

  • PERNIKAHAN YANG PENOMENAL

    Saat yang sangat bersejarah, moment yang sangat penting dan penomenal yaitu photo pernikahan Ayahanda dan Ibunda. Pakaian penganten yang khas Bengkulu dan suasana yang sangat berbahagia tentunnya photo ono banyak memberikan cerita yang sangat mengesankan. Saat bersejarah terbentuknya keluarga besar H.R.A Karim Achmad tentunya tidak bisa begitu saja terlupakan. Semoga momen lain bisa didapat dari keluarga yang kebetulan memiliki dokumen photo laim.

Sunday, 6 November 2011

Selamat Hari Raya Idul Adha 10 zulhijjah 1432 H

Posted by Admintrator On 05:27 No comments

mosque-in-brunei-sultan-omar-ali-saifuddin-mosque-1 Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..

Dengan segala kerendahan hati, Kami sekeluarga Mengaturkan permohonan Maaf Lahir dan Bathin…”Selamat Haru Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1432H” Kiranya refleksi dari Qurban kan tercermin dalam perbuatan Kita : “Selalu Berbuat Yang Terbaik dimanapun Kita berada”. Pengorbanan terwujud takkala hati & Keimanan seseorang meyakini bahwa kemulian akan datang. Ukuran keikhlasan dengan harapan.

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1432 H pada tanggal 6 November 2011 berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kendala yang berarti. Dari prosesi Sholat Idul Adha di depan Kantor sampai pelaksanaan pemotongan Sapi dan Kambing Qurban Alhamdulillah lancar. Ada beberapa hal yang menjadi catatan pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Pertama Harga Ayam Kampung (Ayam ndeso) Rp.190.000-Rp.250.000 per Ekor. Bayangkan untuk mendapatkan seekor Ayam kampung kita harus mengalokasikan dana yang cukup dalam. Maklum untuk hari spesial ini bila tidak ada masakan Opor Ayam terasa masih ada yang kurang. Biasanya daging Ayam yang bagus untuk opor Ayam adalah Ayam ndeso itu. Sehingga bisa ditebak setiap lebaran Idul Adha dipastikan harganya ngelonjak tajam. Padahal Ayam Negeri sebnarnya bisa lebih murah, namun tidak menjadi referensi utama para ibu untuk memasak menjadi hidangan Opor Ayam karena dagingnya terlalu lunak dan gampang hancur.

Kedua Sapi Qurban walaupun sudah disembelih tetap saja masih hidup. Kejadian ini tentunya cukup aneh sebagaimana diinformasikan dalam berita detik.com seekor Sapi milik Rektor Universitas PGRI Palembang tiba-tiba berdiri setelah disembelih yang dikarena terus meronta-ronta. Ada juga peristiwa seekor Sapi kabur dari Mesjid Istiqlal Pekanbaru. Seekor Sapi mengamuk saat diturunkan dari Mobil Truk dan akan dipotong serta banyak lagi kejadian selama Lebaran ini. Ada beberapa hal yang disunahkan ketika menyembelih hewan Qurban, yaitu;

  • Membaca Basmalah, apabila Kita hendak menyembelih hewan qurban, awali dengan basmalah, tetapi jika tidak mampu untuk menyembelih Kita bisa minta diwakilkan.
  • Membaca shalawat nabi.
  • Menghadapkan hewan qurban kearah kiblat, Dan si dzabih/ penyembelih juga menghadap kiblat, serta Kita sebagai pemilik yang berkurban menyaksikannya juga menghadap kiblat.
  • Membaca takbir 3 kali, sebelum membaca basmalah atau sesudahnya.
  • Berdoa untuk meminta agar qurbannya diterima dengan membaca DOA: “Allahumma haadzihii minka wailaika fataqabbal AI haadzihil udhhiyatani’mattum minka ‘alayya wataqarrabtu bihaa ilaika fataqabbalhaa”. Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami Qurban ini adalah dari Engkau Dan untuk Engkau, maka kabulkanlah (terimalah) korban ini sebagai nikmat dari Engkau kepadaku Dan aku mendekatkan diri kepadamu dengan qurban ini, maka semoga engkau terima qurban ini”

Selamat Menjalankan ibadah Haji Saudara-Saudaraku seiman, Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dan sepulangnya dari Mekah menjadi Haji yang Mabrur. Doakan kami Sekeluarga juga dapat menjalan Ibadah Haji dalam waktu tidak terlalu lama. Amin

Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..

Wednesday, 7 September 2011

Hasil Bersih-Bersih Rumah Persiapan Lebaran 1432H di Palembang adalah 3 Karung Sampah plus Istri Rawat di UGD

Posted by Admintrator On 20:19 No comments

ucapan-selamat-hari-raya-idul-fitri Sumber Gbr Google “Andai hati sebening Kaca, pastilah  Jiwa tiada noda. Anda sikap selembut sutra, Santun Kata tiada luka. Andai mulut berkata mulia, tiada hati yang terluka. Namun Manusia tiada yang sempurna, hanya maaf tulus ikhlas hapuskan dosa. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H Mohon Maaf Lahir dan Bathin”

Pengalaman mudik Lebaran 1 Syawal 1432H di rumah Orang Tua di Palembang selalu meninggalkan banyak cerita dan warna. Kami Sekeluarga Tiba di Palembang Jam 22:00 WIB tanggal 16 Agustus 2011  dari perjalanan dengan jarak yang cukup jauh serta waktu yang lama yaitu dari Kota Balikpapan. Capek dan lapar tentunya menjadi warna tersendiri pada saat tiba tersbut karena masih dalam bulan puasa dan Alhamdulillah Kami sekeluarga tetap bertahan puasanya. Setelah salaman dengan Ibu Tercinta dan Kakak beradik serta ponakan, tentunya naluri ‘perut” segera minta diisi. Akhirnya walaupun agak terbatas kami sekeluarga selesai memenuhi kebutuhan jasmani tersebut.

Hari pertama, Hari Kedua, dan Hari berikutnya berjalan secara normal saja. Kegiatan rutin seperti  nyapu/bersih-bersih,ngepel, cuci piring, masak, ke pasar, makan/minum, ngecat rumah, anak-anak bermain di Mall, mbaca koran, main internet, ngantar/jemput Sekolah, dan yang paling penting mengurusin Ibu atau Nenek dari Anak-anak kami. Tentunya seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan rasa suka cita dan kebahagian yang tidak terhingga karena dalam suasana puasa Ramadhon menyambut Lebaran dan berkumpul dengan keluarag besar Orang Tua yaitu Ibu  di Palembang.

Hari demi Hari rasanya berjalan begitu cepat, tak terasa H-3 Lebaran sudah tiba.  10 hari sudah kami dan keluarga berada di Palembang. Pada  hari H-3 tersebut keluarga Kakak laki-laki  nomor 2  dan Adik perempuan nomor 6  beserta keluarga  dari Bengkulu akan tiba di Palembang. Tentunya kami dan Istri membantu untuk bersih-bersih kamar-kamar yang akan ditempati oleh mereka.

Wednesday, 17 August 2011

Mudik Lebaran Naik Bus, Naik Kereta Berjejal Umumnya Orang Gembira, kok Mudik Naik Pesawat Jadi Sedih?

Posted by Admintrator On 06:30 No comments

boeing 737-800_200_200 Balikpapan, Hari Selasa 16 Agustus 2011, Saya dan Istri lebih sibuk dibandingkan hari hari sebelumnya. Maklum saja pada hari itu Saya dan Keluarga menyiapkan diri untuk mudik lebaran ke Palembang. . Pagi hari Jam 07:00 WITA Saya dan Istri sudah berangkat ke Pasar Kebun Sayur Balikpapan untuk berbelanja Oleh-oleh untuk pulang yaitu membeli Ikan  dan Udang besar. Ikan dan Udang ini memang wajib dibawah ke Palembang karena pesanan khusus Ibu Saya yang saat ini sudah berusia 86 Tahun yang saat ini berdomisili di Palembang.

Setelah belanja Oleh-oleh selesai sekitar Jam 8:00 WITA, Saya dan istri pulang kembali kerumah dan sebelumnya mampir terlebih dahulu ke SMPIT Istiqamah Balikpapan untuk menjemput Anak Saya nomor 2 yang sedang mengikuti program Pesantren Romadhon disekolahnya. Sedangkan Anak Sulung dan Anak Bungsu Saya sudah libur sebelumnya dan sudah ada dirumah. Setelah menunggu 30 menit Anak Saya di SMPIT Istiqamah sudah bersama Saya dan Istri dan kami langsung pulang.

Sesampai dirumah Saya sudah sibuk untuk mengemas Oleh-oleh (Ikan,Udang,Kepiting) untuk dikotakkan, selain Anak dan Istri Saya mengemasi barang bawaan lainnya berupa 2 Koper besar pakaian,1 Ransel Pakaian Saya, dan  2 Ransel Alat-alat Sekolah dan perlengkapan Charger HP dan Camera. Jadi Total barang bawaan 7 buah bila yang dihitung termasuk 2 Kotak Oleh-oleh.Maklum mau mudik dan berlebaran kepada Orang Tua. “Pulang Kapoeng nih..”

Pukul 11:30 WITA Saya dan Keluarga sudah meluncur menuju bandara dengan bantuan dan diantar teman Saya di Kantor. Hanya memerlukan waktu kurang dari 15 menit Saya dan keluarga sudah sampai di Bandara Sepinggan Balikpapan, dan setelah melakukan Check In ke loket, Saya dan keluarga sudah menunggu di Ruang Keberangkatan 10 menit kedepan.

Saturday, 25 June 2011

Kota Balikpapan Sedang Diberi Cobaan,….Mari Kita Bela dan Jaga

Posted by Admintrator On 19:47 1 comment

port-of-balikpapan Balikpapan pada Hari Saptu tanggal 25 Juni 2011, Saya dan Istri berniat keluar rumah untuk Makan Siang. Jadwal rutin setiap hari Saptu dan Minggu Saya dan keluarga menghilangkan kejenuhan pada hari-hari sebelumnya. Kebetulan pada saat itu Anak-anak Saya pada kompak tidak ikut keluar, dan hanya pesan saja alias minta dibelikan. Mereka pada kompak karena sudah pada sibuk masing-masing yaitu asyik main Games Online via Internet, Main Chatting dg BB via Internet, dan yang lainnya. Sebenarnya ketidak inginan Anak ikut dengan Saya dan Istri untuk bersama Makan diluar rumah sejak anak-anak sudah menginjak dewasa seperti sekarang. Iya sudah akhirnya Saya & Istri pergi berdua saja tampa ditemani Anak-Anak.

Jam 12:30 WITA Saya dan Istri sudah tiba didepan Plasa Balikpapan. Suanananya sangat berbedah dibandingkan hari-hari sebelumnya. Khususnya didepan Plasa Balikpapan, tepatnya di  Jalan masuk menuju Hotel Menara Bahtera dari Arah Jl.A Yani maupun Arah Jl Sudirman. Banyak Polisi berjaga-jaga dengan peralatan dan perlengkapan yang sangat lengkap. Bahkan Ada juga Mobil Anti Huru Hara sudah disiapkan dilokasi. Saya dan Istri tentunya hanya berpikiran pasti ada pejabat penting yang sedang menginap atau Acara  di Hotel Menara Bahtera Balikpapan. Apalagi Saya melihat banyak masyarakat  menonton dari Jembatan penyebrangan, di Plasa Balikpapan, dipinggir  jalan A. Yani.

Namun tentunya Saya tetap masih penasaran karen penjagaannya sangat ketat dan tidak biasanya. Saya iseng sambil lewat menanyakan ke masyarakat yang sedang berdiri dipinggir jalan, ada apa sehingga Polisi sangat banyak. Eh diharapkan ada penjelasan, ternyata masyarakat yang menonton dipinggir jalan yang ditanya juga nggak pada tahu. Tanpa ada perasaan apa-apa, Saya dan Istri bersepakat Makan Soto Lamongan di belakang Bank Mandiri Balikpapan yang cukup terkenal enak dan favorite. Setelah Makan dan membayar makanan berdua sebesar Rp.53 Ribu, Saya dan Istri segera meluncur ke KFC di Mall Fantasi Balikpapan untuk membeli pesanan anak-anak.

Tuesday, 7 June 2011

Membunuh Waktu Untuk Menunggu Anakku Yang Sedang Belajar

Posted by Admintrator On 20:22 No comments

daily_funnypix_smile_09                    (Photo Funzug.com)
Hari Selasa tanggal 26 April 2011 seperti biasa setiap malam Rabu Saya mengantar Anak untuk Belajar di Artha Balikpapan. Anak Saya laki dan Perempuan. Yang laki-laki masih Kelas 2 SDIT. Sedangkan yang perempuan sudah kelas 2 SMPIT. jadwal jam Belajar ini tentunya diambil jadwal malam hari sehingga Saya biasanya setiap selesai Sholat Magrib dan sepulang kantor Jam 18:30 WITA langsung mengantar Anak-anak Saya tersebut. Hanya dibutuhkan waktu 15 Menit dari Kantor ke Rumah lalu ke Tempat belajar Anak Saya tersebut.

Lama waktu Belajar Anak-anak Saya di Artha sekitar 1,5 Jam dimulai dari Jam 19:00 WITA sampai dengan Jam 20:30 WITA. Selama waktu tersebut tentunya Saya tidak pulang dan tidak juga menunggu ditempat belajar Anak-anak Saya tersebut. Saya selalu menunggu di Mall Fantasi yang berdekatan dan satu Area dengan tempat belajar tersebut. Mall Fantasi ini sebenarnya tidak begitu ramai pengunjungnya saat ini.

Tapi untuk santai sambil duduk-duduk bisa dipastikan sangat nyaman. Apalagi Mall Fantasi Balikpapan ini memberikan layanan Hotspot/WiFi GRATIS. Pokoknya perjalanan waktu sangat singkat rasanya. Tapi sedikit sayang akses ke fasilitas internet ini akhir-akhir ini sering tidak bisa alias diputus. Mungkin karena yang menggunakan sering dan rutin setiap minggunnya hanya Saya sehingga tidak bernilai ekonomis (He…he).

Saturday, 28 May 2011

Pisang Simalakama

Posted by Admintrator On 05:08 No comments

creative_korean_paintings_05 (Gbr Funzug.com) Bagai makan buah simalakama: keadaan yang serba salah. Biasanya digunakan untuk orang yang sedang menghadapi dua pilihan, dan kedua-duanya akan menyebabkan orang tersebut mengalami hal yang tidak mengenakkan.

Yang dihadapi oleh keluargaku hari ini Saptu 28 Mei 2011 mungkin pas sekali dengan ungkapan tersebut.  Sekitar Jam 08:00 WITA Saya sedang santai didepan rumah sambil membaca Koran Pagi Kaltim Post. Baru beberapa lembar selesai membaca, Saya kedatangan tamu yaitu bibi yang membantu rumah tetanggaku. Si Bibi ini menanyakan apakah ada Bibi Pembantu Saya. Sontak langsung Saya memanggilnya.

Tidak terlalu lama kedua Bibi ini bertemu dan bicara dengan bahasa daerah di depan rumah Saya. “Ini pisang (Satu Sisir) untuk Ibumu dirumah ini…” Kata Bibi tetangga. “Pisang dari mana ini?” tanya Bibi Saya dengan heran. “Oh..ini pisang dari Majikanku disuruh diberikan ke keluarga ini…”jawabnya tangkas. Singkat cerita Bibi Saya menerima sesisir pisang tersebut dan diberikan kepada istri Saya.

Istri Saya seharusnya senang dan berterima kasih mendapatkan rezeki pemberian sesisir pisang tersebut, namun buru-buruh Istri Saya menemui Saya dengan muka serius. “Ini pasti pisang orang lain yang ditebang tampa ijin..!” Kata istri Saya sedikit gusar. “Kok bisa..?” Jawab Saya. “Pisang ini pasti milik Ibu M..” Lanjut Istri Saya. “Pasti ditebang oleh Tetangga  ini tampa izin pemiliknya” Kata Istri Saya lagi. “Kok berani-beraninya menebang Pisang Orang lain dan hasilnya diberikan ke kita…?” “Benar-benar tetangga yang aneh hasil menebang pisang orang lain diberikan ke kita..” Istriku tertawa kecut.

Mendengar hal tersebut Saya juga ikutan tertawa. Memang tetangga Saya ini sangat aneh(Padahal baru pindah). Kejadian ini sebenarnya sering terjadi. Pernah tanaman pisang Saya yang ditanam dibelakang rumah tiba-tiba ditebang oleh tetangga Saya itu tanpa permisi. Masih untung buah pisang masih diletakkan dibelakang rumahnya sehingga langsung Saya ambil kembali. Kejadian-kejadian menebang pohon pisang, mengambil buah-buahan milik tetangga dan yang lainnya tampa ijin sudah menjadi buah bibir tetangga lainnya.

Kembali kejadian pemberian sesisir pisang tadi. Bagi keluarga Saya jadi bingung. Bila tetap menerima berarti turut menikmati hasil “jarahan” tetangga Saya itu. Namun bila tidak menolak takut tetangga itu tersinggung.Akhirnya Istri Saya menelepon Ibu RT yang kebetulan bersebelahan dengan tetangga pemilik pisang yang diambil tetangga Saya tersebut. Istri Saya menyampaikan permasalahn diberi sesisir pisang oleh tetangga Saya. Ibu RT tersebut tentunya sangat kaget. Padahal sebelumnya Ibu M tetangga Ibu RT yang kehilangan pisang sudah merencanakan untuk menebang pohon pisang tersebut setelah buahnya agak matang. Berarti kalah cepat dengan tetangga Saya ini he—he.

Simalakama…..simalakama….tetangga Saya….

Saturday, 23 April 2011

Orang-Orang “Sombong”

Posted by Admintrator On 07:46 No comments

wonderful_paintings_year_16 (Sumber Photo Funzug) Kata sombong dikonetasikan pasti negatif. Bila kita menyebut seseorang Sombong dipastikan bahwa orang tersebut berperilaku negatif. Negatif ini pemahamannya bermacam-macam bisa dibilang negatif bila Seseorang pamer Harta, Pangkat, Kedudukan, pendidikan,keluarga, dan lain-lain kepada lingkungannya yang notabene tidak punya segalanya.

Nah kembali ketopik judul diatas berikut kami mencoba menceritakan Orang-Orang yang Sombong dengan versi penulis. Pada tanggal 22 April 2011 Saya mengantarkan istri ke Pasar karena persediaan logistik/makanan dirumah sudah menipis Saya dan istri berangkat dari rumah Pukul 07:00 WITA menggunakan kendaraan Mobil pribadi (Tentunya Saya tidak menyebur Merk/Jenis Mobil Saya karena tidak mau disebut pembaca “Pamer”). Sesampainya di Pasar Istri berpesan agar Saya menunggu dia didepan gerbang gedung pasar Pagi sampai dia selesai berbelanja.

Beberapa waktu kemudian Saya menunggu didepan Pasar Pagi dan disekitar Saya banyak pedagang Sayur Mayur yang sedang santai menunggu dagangannya sambil ngobrol antara mereka. Saya yang juga sedang diam dari pada bengong mengamati perilaku pedagang Sayur Mayur tersebut. Kejadian yang menurut Saya negatif terjadi pada saat pembeli menanyakan harga Sayur di Pasar Pagi tersebut. Tampa basa-basi dan jauh dari kesan ramah pedagang Sayur tersebut menyebutkan harga Sayur seikat Rp.5000,-. Si Pembeli ingin menawar dan Si pedagang langsung mengatakan “Nggak bisa kurang lagi” sambil meneruskan ngobrolnya. Dengan kejadian ini bagi Saya agak aneh kok bisa pedagang nggak butuh pembeli dan seharusnya Si pedagang beramah-ramah ria dan berusaha memgiring pembeli jadi beli tentunya. Namun saat itu justru Si pedagang cuek atau seolah-olah nggak butuh. Pedagang ini tentunya bisa dibilang Seorang yang Sombong.

Setelah Istri selesai berbelanja di Pasar Pagi tersebut dia meminta Saya mengantarkan ke Pasar lain yang tidak terlalu jauh dari Pasar Pagi tersebut. Hanya memerlukan waktu 4 menit Saya dan Istri sudah sampai di Pasar ini dan Saya mencari tempat parkir yang aman utk kendaraan Saya. Saat itu kebetulan tempat parkir penuh sehingga kendaraan Saya menunggu antrian debelakang kendaraan parkir lainnya. Hanya butuh waktu 10 menit Saya sudah mendapatkan tempat Parkir yang diinginkan. Antrian kendaraan terus terjadi menunggu kendaraan di parkir yang pulang.

Setelah mendapat parkir Saya santai jalan-jalan. Belum 10 meter meninggalkan kendaraan, Saya memperhatikan kendaraan yang sedang antri posisi paling depan. Dibelakang kendaraan tersebut berjejer 4 mobil lain yang menunggu kesempatan antri. Yang membuat Saya tertarik memperhatikan kendaraan antri yg paling depan adalah sepasang suami istri dimana dengan cuek meninggalkan kendaraannyan pada posisi antri paling depan. Padahal seharusnya kendaraan mereka jangan ditinggal karena sewaktu-waktu ada ruang parkir yang kosong mereka harus masuk sehingga kendaraan belakang mengikuti maju keposisi kendaraan mereka.

Ternyata pasangan suami istri tersebut ngabur masuk pasar dengan cueknya dan bahkan waktu petugas parkir minta kendaraan mereka masuk parkir kosong krn tidak ada supir maka kendaraan tersebut menghalangi kendaraan lainnya yang antri dibelakang mereka. Akibatnya semau pada bengong terutama petugas parkir saling menyalahkan kenapa suami istri tersebut tidak diingatkan dan harus salah satu standby agar tetap tinggal agar tidak mengganggu kelancaran antrian parkir. Ditunggu beberapa menit kemudian Si Suami datang tampa ekpresi dan langsung petugas parkir minta si Suami memasukkan kendaraannya ke tempat parkir yang kosong. Sepasang suami Istri yang meinggalkan kendaraannya begitu saja padahal sedang antri sehingga membuat kendaraan lain dibelakangnya macet tentunya termasuk kualifikasi Orang yang Sombong.

Apakah Anda pembaca juga menemukan orang yang berperilaku negatif sehingga di cap menjadi Orang Yang Sombong ? Anda yang bisa mnjawabnya. @AMA

Wednesday, 20 April 2011

Alarm Mobil Tiba-tiba Berbunyi Tengah Malam

Posted by Admintrator On 20:44 No comments

holly_celebs_ind_22 (Sumber Photo Funzug.com) Saya dan Istri tiba-tiba terbagun pada malan hari itu yaitu tepatnya Hari Selasa tanggal 12 April 2011. Jam menunjukkan Pukul 02:15 WITA. Apa yang terjadi ? Alarm status ngunci pintu Mobil Innova kami yang parkir digerasi didepan rumah tiba-tiba malam itu berbunyi terus. Frekuensi bunyinya kontinue.

Dipastikan sangat mengganggu sekali terutama tentunya tetangga sebelah rumah yang kebetulan memiliki Anak Bayi. Terdengar tangis bayi dan rasanya kami sangat tidak nyaman dengan kondisi ini.

Dengan rasa penuh tanda tanya dan merasa aneh terus terang pikiran kami sempat merawang apa yang terjadi. Apakah ulah orang iseng sehingga harus waspada. Atau gangguan makhluk penampakan lain. Atau mungkin karena radiasi AC rumah yang memang dekat dengan Mobil tersebut. Sempat bunyi Alarm Mobil tersebut berhenti dan rasa senang di hati muncul dan berusaha melupakan kejadian tsb dan berusaha untuk tidur kembali.

Ternyata setelah 15 menit lewat berikutnya bunyi Alarm Mobil berbunyi kembali. Alamak kok bisa ya. Mulai pikiran kami jadi bingung. Kebingungan tersebut tentunya bercampur dengan perasaan bersalah dengan tetangga karena gangguan yang tidak diinginkan tersebut. Akhirnya Saya memutuskan untuk bertindak keluar ke Garasi dengan membuka Kap Mobil bermaksud memutuskan Aliran Aki Mobil. Namun karena isntalasi perkabelannya tidak mudah untuk memutuskan Aliran listrik Aki maka niat tersebut diurungkan. Kami mencoba untuk denghidupkan Mesin Mobil dengan harapkan Alarm tidak berbunyi lagi karena feeling Saya mengatakan mungkin terjadi Konsleting perkabelan Alarm.

Jam menunjukan Pukul 03:00 WITA setelah tindakan spekulasi tersebut ternyata Alarm Mobil masih bunyi walaupun periode bunyinya antara waktu 15 menit sekali. Ternyata aksi kami tadi tidak menghasilkan apa-apa. Tambah bingung apalagi tangisan Bayi tetangga rumah kedengarannya mangkin kuat. Aduk turut merasa salah kami dan istri saat itu. Dipikiran Saya ingin mengambil jalan pintas yaitu memotong kabel Aki Mobil dan tentunya besoknya masuk bengkel.

Dalam kebingungan tersebut logika berpikir kami muncul, Bunyi Alrma Mobil Saya berbunyi seolah olah ada yang mengunci Mobil dengan menggunakan remote. Saya coba cek kunci remote kunci Mobil Saya. Saya matikan remote tersebut. Ternyata Mobil tetap bunyi alarm seolah-olah ada yang mengunci menggunakan remote tersebut. Ini benar-benar membuat bingung ini, apakah ada remote kunci lain punya Mobil tetangga yang frekuensi sama dengan kunci kami ? pikir Saya saat itu.

Dalam kebingungan tersebut terlintas dipikiran Saya bahwa nggak mungkin ada kunici remote Mobil lain yang sama sehingga menimbulkan Alrm Mobil berbunyi, apalagi Mobil tetangga Saya bukan Mobil Innova atau merek lain. Akhirnya Saya minta Istri Saya mengeluarkan kunci cadangan Mobil Saya. Dengan sigap istri Saya mengambil Kunci Cadangan tersebut dari dalam lemari Saya. Setelah menerima Remote kunci cadangan tersebut Saya mengamati seksama dan ternyata lampu remote kunci cadangan yang berwarna merah berkedip-kedip terus padahal Saya tidak mengaktifkannya. Kontan Saya langsung mencoba memperbaiki utk mematikan lampu romote kunci tersebut dan berhasil. Saya juga berinisiatif menjauhkan kunci utama dan cadangan tersebut jauh dari Mobil Saya dengan menyimpannya di dapur.

Setelah Kunci remote cadangan tersebut lampunya sudah mati dan Saya simpan di dapur ternyata alhamdulillah Alarm mobil tidak berbunyi lagi. Bersyukur sekali Saya dan istri walaupun jam masih menujukkan Pukul 03:45 WITA rasa kantuk terlanjur sudah hilang dan praktis tidak bisa tidar. Pengalaman berkesan dan sempat berpikiran macam-macam padahal penyebabnya riil karena Kunci Remote Cadangan Mobil Saya konslet yang kondisinya sudah agak rusak yang disebabkan sudah aus digunakan sebelumnya. Pelajaran yang dapat diambil dengan pengalaman tersebut adalah berpikirlah secara jernih dan  gunakan logika yang tidak dimasukkan hal-hal yang tidak masuk akal karena masalah yang muncul lebih banyak disebabkan oleh hal-hal yang masuk akal. Hidup itu Indah Bila Kita Cinta Damai dan Membersihkan Hati dan Pikiran.