Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..
Dengan segala kerendahan hati, Kami sekeluarga Mengaturkan permohonan Maaf Lahir dan Bathin…”Selamat Haru Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1432H” Kiranya refleksi dari Qurban kan tercermin dalam perbuatan Kita : “Selalu Berbuat Yang Terbaik dimanapun Kita berada”. Pengorbanan terwujud takkala hati & Keimanan seseorang meyakini bahwa kemulian akan datang. Ukuran keikhlasan dengan harapan.
Perayaan Hari Raya Idul Adha 1432 H pada tanggal 6 November 2011 berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kendala yang berarti. Dari prosesi Sholat Idul Adha di depan Kantor sampai pelaksanaan pemotongan Sapi dan Kambing Qurban Alhamdulillah lancar. Ada beberapa hal yang menjadi catatan pada perayaan Idul Adha tahun ini.
Pertama Harga Ayam Kampung (Ayam ndeso) Rp.190.000-Rp.250.000 per Ekor. Bayangkan untuk mendapatkan seekor Ayam kampung kita harus mengalokasikan dana yang cukup dalam. Maklum untuk hari spesial ini bila tidak ada masakan Opor Ayam terasa masih ada yang kurang. Biasanya daging Ayam yang bagus untuk opor Ayam adalah Ayam ndeso itu. Sehingga bisa ditebak setiap lebaran Idul Adha dipastikan harganya ngelonjak tajam. Padahal Ayam Negeri sebnarnya bisa lebih murah, namun tidak menjadi referensi utama para ibu untuk memasak menjadi hidangan Opor Ayam karena dagingnya terlalu lunak dan gampang hancur.
Kedua Sapi Qurban walaupun sudah disembelih tetap saja masih hidup. Kejadian ini tentunya cukup aneh sebagaimana diinformasikan dalam berita detik.com seekor Sapi milik Rektor Universitas PGRI Palembang tiba-tiba berdiri setelah disembelih yang dikarena terus meronta-ronta. Ada juga peristiwa seekor Sapi kabur dari Mesjid Istiqlal Pekanbaru. Seekor Sapi mengamuk saat diturunkan dari Mobil Truk dan akan dipotong serta banyak lagi kejadian selama Lebaran ini. Ada beberapa hal yang disunahkan ketika menyembelih hewan Qurban, yaitu;
- Membaca Basmalah, apabila Kita hendak menyembelih hewan qurban, awali dengan basmalah, tetapi jika tidak mampu untuk menyembelih Kita bisa minta diwakilkan.
- Membaca shalawat nabi.
- Menghadapkan hewan qurban kearah kiblat, Dan si dzabih/ penyembelih juga menghadap kiblat, serta Kita sebagai pemilik yang berkurban menyaksikannya juga menghadap kiblat.
- Membaca takbir 3 kali, sebelum membaca basmalah atau sesudahnya.
- Berdoa untuk meminta agar qurbannya diterima dengan membaca DOA: “Allahumma haadzihii minka wailaika fataqabbal AI haadzihil udhhiyatani’mattum minka ‘alayya wataqarrabtu bihaa ilaika fataqabbalhaa”. Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami Qurban ini adalah dari Engkau Dan untuk Engkau, maka kabulkanlah (terimalah) korban ini sebagai nikmat dari Engkau kepadaku Dan aku mendekatkan diri kepadamu dengan qurban ini, maka semoga engkau terima qurban ini”
Selamat Menjalankan ibadah Haji Saudara-Saudaraku seiman, Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dan sepulangnya dari Mekah menjadi Haji yang Mabrur. Doakan kami Sekeluarga juga dapat menjalan Ibadah Haji dalam waktu tidak terlalu lama. Amin
Labbaik Allahhumma labbaik Labbaika laa Syarikalaka labbaik Innal Hamda Wanni’mata Lakawalmulk Laa Syarikalak…..