Sumber Gbr Google “Andai hati sebening Kaca, pastilah Jiwa tiada noda. Anda sikap selembut sutra, Santun Kata tiada luka. Andai mulut berkata mulia, tiada hati yang terluka. Namun Manusia tiada yang sempurna, hanya maaf tulus ikhlas hapuskan dosa. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H Mohon Maaf Lahir dan Bathin”
Pengalaman mudik Lebaran 1 Syawal 1432H di rumah Orang Tua di Palembang selalu meninggalkan banyak cerita dan warna. Kami Sekeluarga Tiba di Palembang Jam 22:00 WIB tanggal 16 Agustus 2011 dari perjalanan dengan jarak yang cukup jauh serta waktu yang lama yaitu dari Kota Balikpapan. Capek dan lapar tentunya menjadi warna tersendiri pada saat tiba tersbut karena masih dalam bulan puasa dan Alhamdulillah Kami sekeluarga tetap bertahan puasanya. Setelah salaman dengan Ibu Tercinta dan Kakak beradik serta ponakan, tentunya naluri ‘perut” segera minta diisi. Akhirnya walaupun agak terbatas kami sekeluarga selesai memenuhi kebutuhan jasmani tersebut.
Hari pertama, Hari Kedua, dan Hari berikutnya berjalan secara normal saja. Kegiatan rutin seperti nyapu/bersih-bersih,ngepel, cuci piring, masak, ke pasar, makan/minum, ngecat rumah, anak-anak bermain di Mall, mbaca koran, main internet, ngantar/jemput Sekolah, dan yang paling penting mengurusin Ibu atau Nenek dari Anak-anak kami. Tentunya seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan rasa suka cita dan kebahagian yang tidak terhingga karena dalam suasana puasa Ramadhon menyambut Lebaran dan berkumpul dengan keluarag besar Orang Tua yaitu Ibu di Palembang.
Hari demi Hari rasanya berjalan begitu cepat, tak terasa H-3 Lebaran sudah tiba. 10 hari sudah kami dan keluarga berada di Palembang. Pada hari H-3 tersebut keluarga Kakak laki-laki nomor 2 dan Adik perempuan nomor 6 beserta keluarga dari Bengkulu akan tiba di Palembang. Tentunya kami dan Istri membantu untuk bersih-bersih kamar-kamar yang akan ditempati oleh mereka.