(Sumber Photo Funzug.com) Saya dan Istri tiba-tiba terbagun pada malan hari itu yaitu tepatnya Hari Selasa tanggal 12 April 2011. Jam menunjukkan Pukul 02:15 WITA. Apa yang terjadi ? Alarm status ngunci pintu Mobil Innova kami yang parkir digerasi didepan rumah tiba-tiba malam itu berbunyi terus. Frekuensi bunyinya kontinue.
Dipastikan sangat mengganggu sekali terutama tentunya tetangga sebelah rumah yang kebetulan memiliki Anak Bayi. Terdengar tangis bayi dan rasanya kami sangat tidak nyaman dengan kondisi ini.
Dengan rasa penuh tanda tanya dan merasa aneh terus terang pikiran kami sempat merawang apa yang terjadi. Apakah ulah orang iseng sehingga harus waspada. Atau gangguan makhluk penampakan lain. Atau mungkin karena radiasi AC rumah yang memang dekat dengan Mobil tersebut. Sempat bunyi Alarm Mobil tersebut berhenti dan rasa senang di hati muncul dan berusaha melupakan kejadian tsb dan berusaha untuk tidur kembali.
Ternyata setelah 15 menit lewat berikutnya bunyi Alarm Mobil berbunyi kembali. Alamak kok bisa ya. Mulai pikiran kami jadi bingung. Kebingungan tersebut tentunya bercampur dengan perasaan bersalah dengan tetangga karena gangguan yang tidak diinginkan tersebut. Akhirnya Saya memutuskan untuk bertindak keluar ke Garasi dengan membuka Kap Mobil bermaksud memutuskan Aliran Aki Mobil. Namun karena isntalasi perkabelannya tidak mudah untuk memutuskan Aliran listrik Aki maka niat tersebut diurungkan. Kami mencoba untuk denghidupkan Mesin Mobil dengan harapkan Alarm tidak berbunyi lagi karena feeling Saya mengatakan mungkin terjadi Konsleting perkabelan Alarm.
Jam menunjukan Pukul 03:00 WITA setelah tindakan spekulasi tersebut ternyata Alarm Mobil masih bunyi walaupun periode bunyinya antara waktu 15 menit sekali. Ternyata aksi kami tadi tidak menghasilkan apa-apa. Tambah bingung apalagi tangisan Bayi tetangga rumah kedengarannya mangkin kuat. Aduk turut merasa salah kami dan istri saat itu. Dipikiran Saya ingin mengambil jalan pintas yaitu memotong kabel Aki Mobil dan tentunya besoknya masuk bengkel.
Dalam kebingungan tersebut logika berpikir kami muncul, Bunyi Alrma Mobil Saya berbunyi seolah olah ada yang mengunci Mobil dengan menggunakan remote. Saya coba cek kunci remote kunci Mobil Saya. Saya matikan remote tersebut. Ternyata Mobil tetap bunyi alarm seolah-olah ada yang mengunci menggunakan remote tersebut. Ini benar-benar membuat bingung ini, apakah ada remote kunci lain punya Mobil tetangga yang frekuensi sama dengan kunci kami ? pikir Saya saat itu.
Dalam kebingungan tersebut terlintas dipikiran Saya bahwa nggak mungkin ada kunici remote Mobil lain yang sama sehingga menimbulkan Alrm Mobil berbunyi, apalagi Mobil tetangga Saya bukan Mobil Innova atau merek lain. Akhirnya Saya minta Istri Saya mengeluarkan kunci cadangan Mobil Saya. Dengan sigap istri Saya mengambil Kunci Cadangan tersebut dari dalam lemari Saya. Setelah menerima Remote kunci cadangan tersebut Saya mengamati seksama dan ternyata lampu remote kunci cadangan yang berwarna merah berkedip-kedip terus padahal Saya tidak mengaktifkannya. Kontan Saya langsung mencoba memperbaiki utk mematikan lampu romote kunci tersebut dan berhasil. Saya juga berinisiatif menjauhkan kunci utama dan cadangan tersebut jauh dari Mobil Saya dengan menyimpannya di dapur.
Setelah Kunci remote cadangan tersebut lampunya sudah mati dan Saya simpan di dapur ternyata alhamdulillah Alarm mobil tidak berbunyi lagi. Bersyukur sekali Saya dan istri walaupun jam masih menujukkan Pukul 03:45 WITA rasa kantuk terlanjur sudah hilang dan praktis tidak bisa tidar. Pengalaman berkesan dan sempat berpikiran macam-macam padahal penyebabnya riil karena Kunci Remote Cadangan Mobil Saya konslet yang kondisinya sudah agak rusak yang disebabkan sudah aus digunakan sebelumnya. Pelajaran yang dapat diambil dengan pengalaman tersebut adalah berpikirlah secara jernih dan gunakan logika yang tidak dimasukkan hal-hal yang tidak masuk akal karena masalah yang muncul lebih banyak disebabkan oleh hal-hal yang masuk akal. Hidup itu Indah Bila Kita Cinta Damai dan Membersihkan Hati dan Pikiran.
0 comments:
Post a Comment